Posts

Menulis di Pagi Hari

Ingin belajar menulis atau ingin jadi penulis kok banyak hambatannya. Dalam hidup, tiap keinginan kita pasti punya tantangan masing-masing. Lalu bagaimana kita tetap teguh pada keinginan untuk dapat bisa menulis?
Bagi yang punya keinginan kuat untuk mampu menulis, tentu tak akan menolak untuk menjadikan aktifitas menulis sebagai prioritas dalam keseharian. Ketika kita sadar akan padatnya aktifitas sehari-hari, mulailah menulis di pagi hari. Kenapa? Alasan pertama, ketika menulis merupakan prioritas maka yang namanya prioritas itu dilakukan pertama dan utama. Alasan berikutnya, yang ini rahasianya, pagi hari merupakan saat terbaik untuk melakukan aktifitas mental. Ide akan lebih mudah muncul karena pikiran kita belum terisi beban lain.
Berlatih menulis di pagi hari baik pula untuk diri kita. Kita dapat menuangkan kekesalan di hari kemaren dan menceritakan mau bagaimana aktifitas kita hari ini dilakukan. Masih ragu untuk mulai menulis dipagi hari? Mulai saja, dan rasakan manfaatnya.

Free Writing, Salah?

Mulai menulis itu susah, sering buntu ide, dan masih banyak lagi alasan yang sering saya dengar saat bertemu orang yang ingin bisa menulis namun bingung mau mulai dari mana. Saya sendiri berpikir keras saat pertama kali mulai menulis. Berbagai metode belajar menulis saya coba dan banyak teman penulis saya temui untuk menemukan sebuah formula menulis.

Free writing, ini yang saya temukan. Dari seorang teman yang sudah menerbitkan beberapa buku istilah itu saya dapat. Free writing sendiri kalau diartikan dalam bahasa Indonesia, artinya menulis bebas. Pokoknya menulis saja, bebas tanpa memikirkan aturan-aturan baku menulis secara konsisten dalam jangka waktu tertentu. Kira-kira itu yang dapat saya artikan setelah membaca beberapa artikel yang membahas tentang free writing ini.

Masih punya pertanyaan dikepala, saya pun menemui lagi teman saya yang berprofesi sebagai penulis itu. Ia sedikit menjelaskan, seperti ini, “Bagi penulis pemula, menulis saja dulu. Tak perlu repot memikirkan soal aturan menulis. Ini melatih kepercayaan diri dan menjadi terbiasa menulis.” Mendengar penjelasan itu, pikiran saya terbuka. Benar ternyata, saat seseorang ingin mulai menulis yang ada dipikirannya adalah takut salah bahkan takut dikatakan tulisannya jelek.

Free writing memberi jawaban bagi penulis pemula untuk mulai saja menulis dulu, baru belajar aturan-aturan menulis. Saya jadi ingat kalimat ‘Learning by Doing’. Bagaimana seseorang mau belajar menulis sedang ia belum menulis? Kalau sudah punya karya tulisan, tentu orang lain yang lebih berpengalaman akan lebih mudah memberi masukan. Tugas penulis pemula tinggal meningkatkan kualitas tulisannya secara bertahap.

Jadi, tidak ada yang salah ketika melakukan free writing. Ia dapat menjadi media memupuk keberanian, percaya diri serta konsistensi menulis. Kapan kamu mau mulai menulis dan berhenti bertanya bagaimana bisa membuat tulisan?